Twilight of the American Idols

BEBERAPA MAKSIM

1

“Amerika merupakan negara demokrasi.” Tidakkah itu merupakan kebohongan ganda?

2

“Impian Amerika”, selamanya merupakan impian.

3

Pepatah militer Amerika. Apa yang tidak membuat Osama bin Laden hancur, hanya akan membuat dia semakin kuat.

4

Di Amerika, Anda minum Coca Cola atau Pepsi. Pilihan lain sangatlah kecil, yakni: Anda tidak minum sama sekali – menjadi orang miskin.

5

Superman diturunkan di Amerika, tentu saja karena negara itu merupakan yang paling perlu ditolong. Seperti Musa dikirim ke Mesir.

6

Orang-orang jahat tak bisa menyanyi. Itulah kenapa mereka menciptakan kontes menyanyi “American Idol”, dan seluruh dunia mengikutinya.

7

Amerika tak punya uang. Mereka cuma punya Freeport dan Exxon Mobil.

8

Amerika menancapkan bendera di bulan, sebab semua tempat di bumi sudah mereka kencingi.

9

Columbus tidak menemukan Amerika. Amerika yang menemukan Columbus.

10

Dunia tak akan baik-baik saja. Apa yang tidak diveto oleh China, akan diveto oleh Amerika.

11

Disney tidak menciptakan Minnie dari tulang rusuk Mickey. Mickey lah yang menciptakan Disney dari tulang rusuk Minnie.

***

KONTES MENYANYI

1

Simon Cowell benar, kita harus memiliki mulut sekeras dan sekuat palu. Kita harus mengeliminasi mulut-mulut yang hanya bisa mengerang. Dunia ini memang tidak baik. Semua orang bijak dari berbagai zaman mengatakan begitu. Bahkan Socrates sebelum mati sempat berkata, “Hidup berarti sakit untuk waktu yang lama.” Mereka harus dibikin sakit. Dihantam palu. Banyak yang bilang, betapa itu keterlaluan. Tak berperasaan. Sesungguhnya siapa yang tidak berperasaan? Mereka memperoleh kesempatan bernyanyi di depan kamera. Disiarkan langsung ke rumah-rumah. Tidak hanya di ruang tamu keluarga Amerika, tapi dimana-mana. Dan apa yang mereka lakukan? Hanya mengumbar teror. Mulut mereka mengerang. Kita bisa menjadi sedikit bijak di sini: kita bisa menikmati nyanyian yang merdu, disebabkan terlalu sering kita mendengar suara rombeng.

2

Jika setiap kontes menyanyi Amerika memilih satu penyanyi terbaik, ditemani sebelas penyanyi hampir terbaik, apakah berarti mereka tengah menjual dua belas penyanyi terbaik ke seluruh dunia? Benar. Tapi ini lebih benar: Di kontes semacam itu, ada lebih banyak orang bersuara buruk, dan Amerika menjual ratusan penyanyi bersuara buruk ini kemana-mana. Dan dunia tertawa. Wagner tertawa di kuburannya. Itulah tragedi televisi.

3

Di antara para filsuf, mari kita kembali ke nama ini, Socrates termasuk salah satu yang perlu dieliminasi. Mari kita bayangkan ia hadir di kontes menyanyi. Ia tak layak berada di atas panggung. Ia tak semestinya hadir di layar televisi Anda. Inilah yang saya akan bilang sebagai “Masalah Socrates”. Kita semua tahu, Socrates dilahirkan dari masyarakat kelas rendah. Ia seorang Plebeian. Semua orang juga tahu, betapa buruknya orang ini. Anda bisa melihat patungnya. Saya kira ia bahkan lebih buruk dari itu. Dan apa kesimpulan dari semua ini? Saya beritahu, sebagaimana kita sudah mendengarnya dari para pakar kriminal antropologis bahwa: tipikal orang-orang kriminal adalah buruk rupa. Dan di sinilah tempat Socrates berada. Ia buruk muka, ia seorang kriminal. Bahkan orang bijak ini sendiri mengakuinya! Maka jangan biarkan orang semacam ini, kriminal dan buruk rupa, menjadi berhala baru Anda. Jika ia naik ke atas panggung kontes menyanyi, ia orang pertama yang harus dieliminasi. Tak ada teriakan “Selamat datang ke Hollywood!” untuknya.

Catatan: ini keisengan saya beberapa bulan lalu membuat coretan setelah membaca “Twilight of the Idols” Friedrich Nietzsche.