Petualangan Nggak Oke dengan Okevision

Ini merupakan catatan seorang konsumen. Tanggal 31 Oktober lalu ada mobil tv kabel menawarkan produknya di kompleks kami. Setelah bincang-bincang sebentar dengan salesnya, saya sepakat untuk memasang Okevision. Biaya yang dibayarkan meliputi biaya pemasangan dan iuran bulan pertama. Karena sedang promosi, kami bakal dapat langganan gratis satu bulan. Jadi iuran berikutnya bayar bulan Januari. Hari itu juga Okevision dipasang.

Awalnya berjalan baik. Petugas yang memasang bilang, saluran akan terbuka semua, untuk promosi. Tapi setelah seminggu hanya akan tayang yang kami langganin. Pihak Okevision akan telepon kami untuk mengkonfirmasi sebelum aktifasi permanen. Tunggu punya tunggu, telepon tak datang-datang. Seminggu akhirnya tayangan hilang. Saya telepon costumer service CS (atau apa ya, pokoknya di Call Center) Okevision dan dijawab akan diaktifkan. Malamnya memang kemudian aktif, tapi tayangan masih terbuka semua. Jadi saya pikir masih promosi. Benar juga: seminggu kemudian, mati lagi. Hanya ada tulisan “Kartu tayang ini tidak terotorisasi”.

Mulailah petualangan saya yang nggak oke. Saya telepon kembali CS Okevision. Tanya kenapa kartu langganan saya belum juga diotorisasi. Petugas CS menanyakan nama saya, alamat pemasangan, nomor aplikasi, dan nomor kartu tayang. Sebagai info, pertanyaan ini juga diajukan ketika saya menelepon pertama kali. Saya diminta menunggu, dan akan diurus untuk aktifasi.

Selama beberapa hari saya menunggu, tak ada tanda-tanda tv langganan akan hidup. Saya telepon kembali CSnya. Anehnya, saya kembali ditanya nama, alamat pemasangan, nomor aplikasi, nomor kartu tayang, dan dijanjikan kembali akan diurus. Tapi saya jawab saja semuanya. Dan … kembali saya menunggu beberapa hari. Hingga kini sebulan sudah berlalu sejak saya memutuskan berlangganan. Dan jika dihitung, saya sudah delapan kali menelepon CS. Petugas CS ganti-berganti. Yang aneh, mereka terus menanyakan hal yang sama, seperti robot. Saya sampai protes dan bilang, “Hey, mestinya data saya sudah ada di tempat kalian. Saya sudah tujuh kali menjawab pertanyaan yang sama!” CS terakhir keukeuh meminta saya menjawab daftar pertanyaan yang sama itu.

Capek terus-menerus menelepon (ngabisin pulsa juga), saya kirim email (ya mereka punya email juga). Tapi sampai saya nulis ini, belum juga ada balasan. Saya nggak tahu mau gimana lagi. Tentu saja yang terpikir adalah mencari penyedia tv langganan lain. Meskipuin begitu, gondok aja sudah membayar biaya pemasangan dan iuran satu bulan, tapi enggak bisa nonton apa-apa.

Hey, bahkan seandainya tiba-tiba malam ini ternyata mereka menghidupkan tv langganan saya, satu bulan sudah berlalu. Artinya: apa yang disebut gratis langganan satu bulan itu sia-sia aja, kan?

Saya nggak tahu apa mereka bisa baca ini atau nggak. Tapi kalau bos mereka baca, saya ingin bilang, costumer service mereka sama sekali nggak membantu pelanggan yang kebingungan, malah tambah bingung! Oh ya supaya tidak dianggap fitnah atau apa, ini nomor aplikasi saya: 0013087. Saya bukan manusia anonim. Profil saya bisa dilihat di blog ini. Tak akan sulit memverifikasi identitas saya.

Baiklah, bayangkan hal terburuk: tak satu pun orang Okevision yang akan membaca uneg-uneg ini, jadi teman-teman, saran kalian operator tv apa yang oke buat pengganti?

Update Log

2 Desember 2010, 09.30: Saya kembali menelepon call center. Saya kembali ditanya nomor kartu tayang. Mestinya itu sudah cukup untuk melacak data pelanggan, sebab mereka sudah menanyakannya berkali-kali. Tapi lagi-lagi mereka tanya nama dan nomor telepon. Hingga akhirnya saya tanya, berapa lama sih proses otorisasi kartu? Mereka jawab: biasanya 1×24 jam, mohon tunggu. Well, saya sudah menunggu 31×24 jam. Tapi ada informasi baiknya: mereka bilang langganan baru dihitung jika sudah diotorisasi. Hal buruknya? Saya nggak tahu nunggu berapa lama. Yang jelas 1×24 jam jelas sudah terlewat.

5 Desember 2010, 16.53, saya memperoleh sms dari Okevision berbunyi: Pelanggan Yth, kami kesulitan menghubungi Bpk/Ibu verifikasi data OK VISION untuk proses aktif permanen. Mohon hubungi 021xxxxxxx pukul 08.00-22.00 WIB. Terimakasih. (Ya, benar. Mereka tak berhasil menghubungi saya, tapi berhasil mengirim sms. Jadi perlukah kali ini yang jadi kambing hitam adalah operator telepon?) Akhirnya, saya menelepon ke nomor tersebut. Beberapa kali, hanya dapat jawaban mesin: “Petugas kami sedang sibuk, mohon menunggu.” Apa boleh buat, mungkin besok baru bisa terhubung.

6 Desember 2010, 09.29, pagi-pagi saya telepon kembali. Syukurlah sekarang tersambung. Saya bilang menerima SMS dan blablabla, akhirnya saya diverifikasi. Ditanya kembali nomor aplikasi, nomor kartu tayang, nama, nomor telepon, alamat pemasangan. Petugas juga memberitahu cara-cara nanti membayar tagihan. Terakhir, akhirnya saya tanya kembali, “Jadi kapan tv saya aktif?” Jawabannya pendek: “Dalam 2 x 24 jam, Pak.” Baiklah. Countdown …

6 Desember 2010, 23.39. Entah karena semua keluhan saya di blog ini, atau karena perkara lain, supaya fair, saya harus katakan ini: pulang ke rumah menjelang tengah malam, Okevision kami sudah tayang. Meskipun kesal harus menunggu lebih dari satu bulan, saya ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan tidak ada insiden lainnya yang enggak oke.

7 comments on “Petualangan Nggak Oke dengan Okevision

  1. Tedy says:

    Kondisi tersebut sama persih dengan kejadian saya saat ini…ok vision memang gak ok…dah 2 bln matot baru nyala 2 hr yg lalu itupun dak full kasusnya katanya kurang data dan saya tdk bs dihub..pdhl saya telp customer service sampai penuh data komplen dikomptrnya tp dibil tdk bs dihub knp tdk hr itu saja dihub….wah akhirnya saya sita itu peralatan dia dan tdk mau langganan lg….

  2. sugih iskandar says:

    sama gan ane juga barusan juga seperti kasus agan diatas !!!

  3. fajar says:

    sama pak, sy malaha mau berheti berlanggan, terhitung akhir bula (biar gak rugi sm pembayarannya) . memang sih saya ajuin dr awal bulan buat jaga”, eeehh lg enak” nntn tv kabel sy di copot(layanan tdk terotorisasi), kok tdk ada konfirmasi sblmnya?
    saya nyatakan bahwa okevision tidak recommended…
    thanks for share pak

  4. dudy says:

    makasih gan atas share nya, biar jadi masukan buat saya, sebenarnya saya mau langganan oke vision. tapi lihat pengalaman agan yang begitu, dan komen komen yang lain, saya jadi kikuk jadi pa gak ya?

  5. restu says:

    wah sama bgt tuh pak dgn yg saya alami,saya bru pasang skitar 2 migguan, bermasalah pas pindah ke paket, channel terus berkurang , disuruh defaut setting eh malah tinggal 2 channel dan cndrung berubah2, malah kartu tayang saya diambil buat diganti dgn kartu tayang yang baru. janjinya dibawah 2 hari, sampe 1 mggu blum ada kabar aja…nyesel ga baca blog ini sebelumnya. saya pengen berenti banget jadinya…

  6. mars says:

    hari ini adalah hari ketiga dari janji “1 x 24 jam” yang dibuat mereka, entah apakah akan berlarut larut atau segera teratasi :(

  7. dewi says:

    sma saya jga,makan ati langganan kya gtuan nyesel jga,nma aja okevision pdhal pelayanannya gak oke…cma janji janji aj.

Comments are closed.