4 comments on “Abu Nawas

  1. mufti says:

    Setau saya sih memang abu nawas pernah mengalami kehidupan kelam, penggemar khamr, maksiyat, dan mungkin gay itu. Tobatnya terus bikin syair yang isinya dia tidak pantas masuk surga tapi tidak kuat masuk neraka.

  2. karyadi says:

    siapa pun abu nawas itu, apa dia gay, pemabuk atau tokoh cabul, saya rasa itu tdk penting, karena dia siapa dan kita siapa. yg jelas abu nawas itu adalah seorang manusia yg tdk lepas dari kekurangan dan kelebihan. karena hanya nabi dan rasul-lah yg ma’sum. kita ambil yg manfaat dan kita tinggalkan yg mudharat. jika ada kebaikan padanya boleh kita puji sebatas seorang hamba. jika ada kejelekan padanya itu nemang sudah jadi sifat seorang hamba.

  3. jhatilreog says:

    BELAJARLAH MENIPU PADA ARAB
    JADILAH TUKANG TIPU
    BANGGALAH JADI PENIPU
    SEBAGAI MANA SIPENIPU ABUNAWAS DIBANGGAKAN ARAB.

  4. cepi says:

    dari cerita-cerita yg saya baca saya berpendapat bahwa abu nawas adalah tokoh sufi yg hidup di zaman pemerintahan raja harun ar rasyid.dia adalah ulama besar yg berkepribadian humoris seperti tokoh kabayan di jawa barat,hal itu saya yakini dengan melihat riwayat-riwayat dan cerita yang ada.

Comments are closed.