11 Lagu Baru Guns N’ Roses

Seperti jutaan penggemar Guns N’ Roses, sudah empat belas tahun (14 tahun!) saya menunggu album baru mereka, yang konon akan diberi judul Chinese Democracy. Saya tak peduli album itu akan diberi nama apa, saya hanya berharap album itu segera berada di rak toko.

Dan seperti kebanyakan penggemar Guns N’ Roses, saya selalu antusias menyambut lagu-lagu mereka yang bocor di internet. Beberapa merupakan rekaman yang diambil dari pertunjukan. Beberapa lagi merupakan versi demo, terpenggal-penggal. Tapi belum lama ini beredar sembilan lagu baru mereka di internet, yang konon merupakan versi master studio. Dengan sedikit gerilya di internet, saya memperoleh lagu-lagu itu dan harus saya akui, beberapa versi lagu-lagu itu sudah pernah saya dengar sebelumnya. Tapi emang ada beberapa lagu yang sudah jauh lebih bersih dan lengkap dari versi demo, serta satu lagu yang tidak diketahui judulnya.

Dengan bocoran lagu-lagu sebelumnya, praktis saya sudah pernah mendengar 11 lagu baru mereka. Tak ada yang yakin lagu-lagu mana yang akan masuk ke Chinese Democracy. Yang jelas, saya menikmati sebagian besar lagu-lagu tersebut. Memang tak ada lagi sentuhan rhythm dari Izzy Stradlin’. Enggak ada melodi gitar yang mengiris sebagaimana biasa dibawakan Slash. Juga nggak ada sentuhan Seattle musik dari bass Duff McKagan. Juga tak ada gebugan drum Steven Addler maupun Matt Sorum (saya lebih suka Steven yang sound-nya sedikit nge-dance sebagaimana di album Appetite, daripada Matt yang hardrock, mengingatkan saya pada pukulan Phil Collins di Genesis, di Use Your Illusions). Yang ada hanyalah Axl Rose dan teman-teman barunya.

Ini sebelas lagu yang sudah saya dengar:

Better, konon materi yang paling disukai Axl untuk album ini. Dibuka dengan intro gitar yang agak kasar, saya terpikat terutama dengan trek drum-nya. Rasanya baru kali ini GNR mempergunakan pukulan drum seperti ini. Jika saya membandingkan, kira-kira berada di antara Appetite dan Use Your Illusions. Lagu kedua, The Blues, merupakan eksperimen blues yang asyik. Dasar lagu ini tampaknya memang blues, tapi diaransemen dalam bentuk yang khas GNR (beat yang dipercepat, iringan piano di latar belakang, berbaur dengan distorsi gitar). Saya tak tahu siapa yang main piano, Axl sendiri atau Dizzy Reed?

Lagu Chinese Democracy diawali dengan intro bisikan-bisikan, serta musik yang lamat-lamat, lalu tiba-tiba muncul kocokan gitar. Kembali kita menemukan beat drum seperti sudah mulai dikenal di lagu “Better”. If the World merupakan lagu yang baru saya dengar. Saya bertanya-tanya, apakah intro lagu ini mempergunakan sitar? GNR pernah mempergunakan sitar di salah satu lagu Use Your Illusions. IRS merupakan lagu yang sudah saya dengar sejak beberapa bulan lalu. Madagascar merupakan versi lagu yang lebih bersih dari versi demo yang pernah saya dengar. Axl tampaknya kembali dengan lagu epik, serupa yang pernah kita dengar di lagu “Estranged” (Use Your Illusions II).

Rhyad and Bedouins, dibuka dengan kocokan gitar yang mengingatkan saya ke nomor lagu-lagu di album pertama mereka. There was a Time juga merupakan versi yang sudah lebih bersih, dibuka dengan intro choir yang enggak ada di versi demo. Selain kedelapan lagu yang menyebar di internet belum lama ini, termasuk juga sebuah lagu slow yang belum ketahuan apa judulnya. Mereka hanya menyebut judulnya New Song.

Di luar itu saya sudah mendengar dua lagu lain: Catcher in the Rye, sejenis epik lain yang tampaknya juga diciptakan Axl sendiri. Satu lagu yang baru saya dengar akhir-akhir ini, Strip Bar, tampaknya sudah bocor lama dan tidak terdapat di 9 lagu yang keluar belakangan. Banyak orang yang mengira ini lagu lama, karena sound-nya memang mengingatkan ke lagu-lagu mereka di GNR Lies. Lagipula tampaknya ini masih versi demo. Meski musiknya bersih, tapi tampak belum dipoles.

Secara umum, materi-materi lagu ini memang berbeda dengan materi album sebelumnya. Saya bahkan merasa, musik mereka jauh lebih variatif lagi daripada yang sudah mereka sajikan di Use Your Illusions (yang mencapai tiga puluh lagu!). Lebih dari itu, dengan personel yang sebagian besar baru, Axl tampaknya memang mencoba memperoleh yang terbaik dari komposisi personel baru tersebut.

Terakhir, ya, harus saya akui, seluruh lagu-lagu itu saya dengar secara ilegal. Meskipun begitu, saya bisa jamin, jika album itu keluar, saya pasti akan mengeluarkan uang untuk membelinya, sebagaimana saya memiliki lima album mereka. Sebagaimana saya selalu membeli lagi album mereka setiap kali salah satu album hilang terselip entah dimana. Sebagaimana tahun lalu saya membeli album Greatest Hits mereka, meskipun tak ada satu pun materi baru di dalamnya!

Dan ini mungkin keterlaluan: seandainya album Chinese Democracy harus diundur empat belas tahun lagi, entahlah, mungkin saya tetap menunggu. Sebab, sebagaimana untuk kebanyakan orang, bukankah musik terbaik adalah apa yang kamu dengar ketika berumur 15 tahun? Dan ketika saya berumur 15 tahun, hanya dua band yang saya paling banyak dengar: GNR dan Nirvana. Tuhan sudah mengambil yang satu, hanya tersisa satu!!!

Update:

Ini perbincangan saya di milis Apresiasi-Sastra dengan Akmal N. Basral, menanggapi posting saya di atas.

Akmal N. Basral, 8 Juli:

eka stradlin’,
menurut saya sebetulnya udah nggak ada lagi yang namanya guns n’roses. yang dua unsur utamanya adalah axl dan slash (yang lain penggembiralah) :)) setelah mereka bubar, gnr juga lenyap. menyejarah.

yang tersisa cuma: axl rose dkk & velvet revolver (slash, mckagan, & sorum) sebagai dua cabang besar.

salah satu lagu mereka (“november rain”) pernah beberapa kali dibahas di sini, karena jadi pemantik terciptanya “malam, hujan”-nya hary b. kori’un, dan “hujan, sehujan-hujannya november” dari hasan aspahani. lagu yang berasal dari cerpen del james “without you” ini (kelak dipecah dalam tiga lagu: “don’t cry”, “november rain” dan “estranged” — yang belakangan ini lagu favorit krisna diantha) pernah juga diulik di milis ini:

http://groups.yahoo.com/group/Apresiasi-Sastra/message/18127
(puisi “sehujan-hujannya november hujan” dari hasan aspahani bisa dilongok di sini):
http://groups.yahoo.com/group/Apresiasi-Sastra/message/31765

formasi waktu gitaris kedua masih izzi stradlin’ (bukan gilby clarke, yang gayanya di-copy paste gitaris slank, abdee negara), dan drummer steven adler (sebelum matta sorum), memang formasi romantik yang paling banyak dikenang (meski kalau live, gebukan adler sering out of tempo, “lari”). secara kualitas, power, dan disiplin, jauh lebih bagus matt sorum.

terbukti permainan seksi ritem (rhythm section) yang lebih oke itu justru terbuhul antara duffmckagan dan matt sorum yang bukan cuma terajut di gnr, tapi juga berlanjut mulai dari slash’s snakepit (gilby clarke mulai masuk di sini), neurotic outsiders (yang NYARIS saya tonton langsung di cbgb, tapi nggak kebagian tiket karena antrean yang mengular padahal cbgb cuma “seupil” besarnya), dan velvet revolver (yang lebih cocok disebut gnr informal kalau banyaknya jumlah anggota dari band awal yang menjadi penentu siapa yang lebih sah sebagai “pewaris”), dibanding antara mckagan-adler.

salam,
~a~

eka kurniawan, 8 Juli:

kalo ini masalahnya formatur-asli, ya mungkin udah enggak ada guns n’ roses. tapi kalo soal GNR adalah axl + slash, kayaknya enggak setuju.

emang keduanya tampak bagai front-men, seperti mick-keith di rolling stones, atau robert plant dan jimmy page di led zeppelin. tapi kalo merhatiin warna musik GNR, susah untuk mengatakan bahwa yang tiga lainnya adalah penggemira.

ngetesnya begini saja: ketika mick jagger bikin solo, kita masih bisa merasa musiknya sama dengan musik rolling stones.

tapi ketika anggota GNR solo (izzy stradlin and the juju hound, slash’s snakepit, dan solo duff mckagan — saya belum pernah dengar Addler’s Appetite), musik mereka dengan sangat ketara berbeda satu sama lain — seperti pecahan-pecahan GNR sebenarnya.

lagu-lagu izzy hanya mengingatkan kita kepada lagu2 GNR tertentu: pretty tied up, dust n bones, you ain’t the first.

lagu-lagu slash hanya bisa disandingkan dg lagu GNR macam Coma atau Locomotive. demikian pula solo album Duff hanya mengingatkan kita kepada lagu GNR serupa So Fine (dimana Duff memang nyanyi).

dan musik GNR? Musik GNR adalah campur aduk seluruh selera musik mereka. warna rock n roll mereka saya pikir diciptakan oleh rhythm Izzy. bahkan ketika Izzy diganti Gilby, Gilby meniru habis kocokan Izzy (atau lebih tepatnya, GNR mencari gitaris yang punya selera rock-n-roll serupa Izzy, yang sayangnya menurutku, mereka hanya menemukan gitaris second-rate!). suara blues dan heavy jelas berasal dari seksi gitar Slash. Slash sebenarnya tidak bisa dibandingkan posisinya dengan Keith di Rolling Stones (kecuali sebagai front-man kedua), tapi barangkali sama dengan posisi Page di LZ, dengan sound heavy metal dan sayatan blues. bahkan keduanya (slash dan page), mempergunakan gitar yang sama” les paul dari gibson.

duff? oh, tentu saja dia yang memberi roh punk-seattle ke GNR. duff-lah yang membuat GNR tidak semata-mata rock n roll atau heavy metal. duff juga yang membuat GNR, berbeda dengan trend di
akhir 80an itu, yang didominasi heavy metal. keberadaan duff di GNR seolah-olah jadi penanda, jembatan, bagi munculnya musik grunge seatle dengan kehadiran Nirvana dan Pearl Jam beberapa waktu kemudian.

tentu saja selain mereka, kita juga harus melihat kontribusi musik axl (meskipun dia tak banyak memainkan alat musik). kita bisa melacak referensi musiknya sangat berbeda dengan keempat temannya: queen dan, yup, elton john! itu dua dari beberapa. kita tak pernah mendengar proyek solo-nya, tapi pernyataan musiknya bisa ditemukan di beberapa lagu GNR yang ditulisnya seorang diri: November Rain, Estranged. tapi menurut saya, pernyataan yang paling tegas adalah My Words (yang barangkali paling jarang diperhatikan). Tak hanya lagu itu ditulisnya sendiri, tapi sebagian besar instrumen juga ia mainkan sendiri. Dari lagu itu pula kita tahu sumbangannya kepada musik GNR: key section (keyboard dan piano, serta komputer synthesizer).

dengan bocornya beberapa lagu Chinese Democracy, yang bisalah kita anggap sebagai proyek solo Axl (dengan nama Guns N Roses), pernyataan musik itu semakin jelas. lagu-lagu itu penuh dengan seksi synthesizer, bergaya industrial music, sesuatu yang pernah juga sangat digandrungi oleh freddy mercury — pujaannya axl.

tulisan panjang ini hanya argumen saya untuk mengatakan, ketiga pemain lain jelas bukan “penggembira”. apalagi jika disodorkan fakta bahwa sebagian besar lagu GNR diciptan oleh Axl dan Izzy (bahkan Izzy lebih banyak). Duet mereka sebagai pencipta lagu sering disejajarkan dengan Lennon-McCartney dan (ini barangkali lebih cocok) Jagger-Richard (karena seperti Izzy, Keith Richard juga memainkan rhythm, bahkan dengan jenis gitar yang sama pula dari Gibson!)

Velvet Revolver vs Axl and the Gank? setelah bertahun-tahun, saya berhasil untuk melepaskan pretensi berharap mendengarkan GNR (yang asli) dari keduanya. dengan cara itu, saya bisa menikmati keduanya dan menganggapnya sebagai musik yang berbeda. bahkan berbeda dari GNR (meski axl masih memakai nama itu).

matt sorum tampaknya memang lebih cocok dg musiknya duff dan slahs, dan sebenarnya dengan selera musik axl juga. tapi addler justru nyambung dengan rhythm izzy yang rock n roll. perbedaan ini memang mencolok antara album Appetite dan Use Your Illusions, dimana Appetite lebih terasa rock n rollnya karena beat yang (saya istilahkan) nge-“dance”, sementara Use Your Illusions lebih kerasa hard-rock dan balada yang lebih powerful (dan beberapa lagu menuntut daya tahan berlebih karena panjang).

btw, mereka memang hebat, tak hanya musik, tapi juga kualitas literer lirik lagu mereka. mereka belajar bikin lirik kepada guru yang benar: rolling stones dan bob dylan.

Akmal N. Basral, 8 Juli

eka, trims penjelasannya.
ayo ‘get in the ring’ lagi. :)

1./
memang, formasi axl-izzy-slash-duff-steven, adalah formasi favorit (hampir) semua penggemar gnr, meski nama “guns” muncul dari gitaris sebelum slash bergabung: tracii guns. (dan duff serta steven yang sebetulnya juga pengganti pemain bas dan drum formasi awal gnr: ole beich dan rob gardner).

tapi mereka berlimalah yang memiliki “chemistry” pas untuk menjadi menjadi gnr. seperti para alkemis jaman pertengahan yang bisa mengubah batu menjadi emas.

2./
jika metode pengecekan kadar “ke-gun-n’-roses-an” sebuah lagu gnr diteroka terbalik dari yang eka sarankan maka apakah “sweet child o’mine” akan bisa mencapai popularitasnya sekarang tanpa intro ciamik slash, dan vokal unik axl? atau “welcome to the jungle” atau “patience” (meski digubah izzy, namun aransemen yang memadukan kekhasan siulan axl pada intro, serta solo gitar slash pada refrain dan outro lagu, yang membuat “patience” begitu powerful sebagai sebuah komposisi pop-balada)?

izzy memang penting dalam “masa pertumbuhan” gnr. tapi kalau duet axl-slash dipadankan bak plant/page di led zep, maka peran izzy, sependengaran saya, tak akan sepenting john paul jones di led zep, meski dua-duanya sama-sama pendiam. dan tak tergantikan.

jika duet axl-slash dipadankan dengan lennon/mccartney, maka peran izzy bahkan tak bisa mendekati peran george harrison dalam the beatles. tak tergantikan.

jika axl-slash dipadankan dengan mick-keith, peran izzy memang kira-kira setara dengan ron wood (sebagai gitaris lho ya, bukan song writer). artinya memang, dengan segala hormat terhadap kerendahan hati “the silent one” dari “the most dangerous band in the world” ini, fungsinya: tergantikan (replaceable).

sayang memang penggantinya cuma sekualitas gilby clarke, tapi pernah ada masa ketika posisi ritem gitar itu sedang “diasongkan” gnr kepada gitaris lain yang tertarik — salah seorang yang paling ngebet adalah zakk wylde (ozzy osbourne). slash dan zakk merasa cocok, tapi berdasarkan kabar yang beredar, keduanya sepakat untuk tidak berada dalam satu band karena gnr “nggak cukup besar untuk dua gitaris hebat”.

jadi strategi untuk memilih gilby (yang menggantikan peran izzy sebagai gitaris), memang hanya untuk makin menampilkan kemonceran slash sebagai first guitarist.

di sisi lain: kalau memang izzy seorang song writer yang hebat (di luar karyanya di gnr), ada nggak sih karyanya, misalnya di ju ju hounds, yang popularitasnya melebihi, misalnya, “patience”? (dalam standar telinga awam ya, bukan penggemar fanatik izzy).

artinya lagi eka, besar kemungkinan — karena memang ini dugaan saya dari dulu — kinclongnya lagu-lagu gnr (terutama yang ditulis izzy), muncul karena kekuatan ARANSEMEN lagu itu sendiri, bukan pada struktur kompositorisnya an sich. utamanya tentu saja dari sound gitar slash yang sangat menonjol di zaman itu, bahkan sampai sekarang.

3./
“mereka belajar menulis lirik dari guru yang benar: rolling stones dan bob dylan.”

menurut saya, jangan lupakan juga “del james factor”. mereka juga “beruntung” punya road manajer-cum-cerpenis-cum-novelis bernama del james (adalberto miranda).

del james yang membantu menulis lirik sejumlah lagu hebat gnr seperti “the gardens”, “yesterday”, dan secara tidak langsung trilogi “don’t cry”, “november rain”, serta “estranged”, yang berasal dari cerpennya “without you” yang terdapat pada antologi “the language of fear”.

(kalimat “There are no coincidences, only chance and fate exist” pada film “signs”, diakui sang sutradara m. night shyamalan diambil dari halaman pembuka antologi “the language of fear”).

4./
“izzy dan keith richards memainkan jenis gitar yang sama dari gibson”.

sebetulnya sebelum “era gibson”, yang dianggap sebagai tribute izzy untuk keith adalah karena dua-duanya pengguna … fender telecaster (tele), terutama tipe hollow body. ini berbeda dengan kecenderungan para gitaris top lainnya seperti jimi hendrix atau ritchie blackmore yang lebih suka menggunakan fender stratocaster (strat)

baru setelah era tele ini, keith menggunakan gibson (les paul), yang juga kadang-kadang dimainkan izzy (tapi hampir selalu dimainkan slash).

tapi pada jaman itu, paling tidak sampai akhir era 80-an, empat jenis gitar itu (tele, strat, les paul, dan gibson sg) praktis memang merupakan favorit para gitaris, di atas tipe lain seperti rickenbacker, atau jenis-jenis yang dikeluarkan ibanez.

5./
duff mckagan, sependengaran saya, termasuk pemain bas dan penulis lagu yang, “so-so” saja. dia memang “pelengkap yang pas” untuk kecocokan alkemis gnr, tapi bukan kontributor yang inovatif (seperti mike mills di r.e.m), karismatis (seperti idolanya sid vicious dari the sex pistols) apalagi jenius (seperti john paul jones di led zep, atau sir macca di beatles).

itu sebabnya saya sebut izzy-duff-dan steven sebagai “penggembira”, meski mereka tetap membawa warna personal kepada gnr (siapa yang tidak?).

6./
saya berani bertaruh eka (dengan cd “chinese democracy” sebagai hadiah?), seandainya duet axl-slash masih akur, belum pecah kongsi, maka siapapun penulis lagunya, siapapun penulis syairnya, siapapun gitaris keduanya, siapapun pemain basnya, siapapun drummernya, sekali lagi sepanjang axl-slash masih bisa kerjasama, maka mereka akan mampu melahirkan karya-karya yang hebat, komposisi-komposisi yang lebih bagus dari lagu-lagu velvet revolver atau “gnr edisi milenium”.

karena mereka jalan sendiri-sendiri, baik axl maupun slash, tak bisa lagi mengulangi, apalagi melebihi, pencapaian yang mereka raih ketika masih akur. keduanya adalah “the other half” bagi yang lain.

sayang dua-duanya tambeng. :)

~a~

Eka Kurniawan, 8 Juli:

soal kehebatan “patience” yang dipengaruhi oleh aransemen dan bukan karena notasi lagu aslinya: bagaimana dengan “the spaghetti incident?” yang masih terdapat duet slash-axl dan tanpa izzy?

bahkan bisa disebut, album itu dijejali lagu-lagu “yang sudah teruji” (cover version) dalam arti, axl dan slash sebenarnya tinggal mengaransemen?

sebagian besar penggemar gnr kayaknya sepakat, itu album yang anti-klimaks. payah dan hambar dan nyaris nggak ada improvisasi. ‘since i don’t have’ you dan “aint it fun” bahkan nyaris nggak ada bedanya dengan versi orisinal.

menyebut keberhasilan welcome to the jungle dan sweet child o’ mine sebagai keberhasilan duet vokalis dan lead gitar, menurutku merupakan bias industri musik (terutama rock). sudah umum diketahui vokalis selalu jadi front man, dan melodi gitar memang diberi tempat yang khusus dalam
musik rock.

soal “tergantikan” dan “tak tergantikan” menurutku kurang relevan. jika mengacu kepada formasi “terbaik” mereka, mestinya semua “tak tergantikan” karena begitu diganti, jelas berubah. tapi jika mengacu ke de facto: semuanya “tergantikan” (bahkan axl yang masih bertahan pun, dalam beberapa konser terakhir sering ditandem dan diganti sebastian bach, ex-skid row).

Update 24 Oktober 2008

Album Chinese Democracy akhirnya rilis, baca di sini!

24 comments on “11 Lagu Baru Guns N’ Roses

  1. Wawan says:

    SAlut bwt gnr klo aja masih kayak dulu pasti penggemar gnr makin banyak dan gnr makin seusen dan makin top, gue paling suka ma album yang welcome to the jungle, q suka lagu2nya terutama yang sweet child o’ mine dan patience lagunya ok,liriknya ok,pa lagi videonya top banget dah………..

  2. an ismanto says:

    Waw waw waw pokoke GN’R!

  3. max says:

    saya tak menyangka kalau Mas Eka seorang GN’R mania spt saya :D
    selama ini saya cuma tahu kalo mas eka itu novelis
    salut..

  4. rizki says:

    dari komentar lw yg ngomong klo gebukannya adler sering lari klo konser emang lw lebih bagus dari dia?????
    namanya juga drummer profesional dan internasional pasti lebih jago dari drummer indonesia
    lah….. palagi dia drummer rock sejati pasti dia kgk mungkin salah mainnya…. bego banget si looooooo!!!!!!!! dasar orang indonesia

    rizki:
    dan orang indonesia juga suka salah baca! yang bilang Adler suka lari bukan saya … :)
    dasar! Saya sendiri lebih suka Adler.
    (ekakurniawan)

  5. firsta says:

    permainan gitarnya kereeenzzzzzzzz abizzz. I like it

  6. firsta novaria anggun ditayanti says:

    lagu n musiknya bagus, n yg lebih gw sk teknik gitarnya!! lagu yang gw sk:don’t cry, welcome to junggle, patience, sweet o mine. cba deh kalian denger psti ska………..

  7. Alfin says:

    Terus terang, saya sgt suka lagu “Better”. Memang raungan gitar Buckethead dasyat disitu. Bahkan Chinese Democracy, album yang belum pernah ada versi resminya ini dinobatkan jadi album of the year oleh majalah Classic Rock. Kenapa Axl tidak PD dengan bersolo karir tanpa memakai Guns ‘N Roses? Oh ya denger-denger Slash bakal menggamit Sebastian Bach buat suatu proyek.

  8. Mr Gen says:

    terus terang aQ sangat suka GNR, tapi sampai sekarang aQ belum dapetin lagu2 nya yang baru. Kabarnya diinternet da beredar bocorannya. kalo boleh tau nih dimana ya aQ bisa download lagu2 nya ? , thanks banget nih…

  9. firazd says:

    gua cinta sama gun n roses kata yah gun n roses bubar apa gua mau nagin kalo gun n roses pecah band roke yg keren gi tuh

  10. hesky roses says:

    GN’R KUMPUL LAGI DONK!!!
    GA KASIHAN AMA AKU??
    AKU NGE-FANS BANGET AMA KAMU GN’R!!!

    APA LAGI AKU VOKAL DI BAND AKU!!!
    SAMPE” AKU TEROBSESI AMA KAMU GN’R!!!

    GN’R-ER-FRVR

  11. guns n roses udah ga nggigit kagi!!!!

    kurang mak nyossss

    mana ??? GnR yang duLu..??

    komentar yang lain goblok semua…

    GnR udah payah tau…!!!!

  12. W. Axl yoga says:

    Hayy maniaaakk GNR……..
    Dkung lg yuk gnr formasi awal..
    EeeH fren btw da yg tw situs video gN’r gratis

    Tp selaen di mygnr,gnrworld,newgnr..

    Cz Q sk bgt ma Gnr,, q tw dr umur 4th…

    Gnr udh mendrah daging…
    ;-);-)
    Hehe…

    Rock no1 blm da yg Bs gANTiin…
    Gnr blik ke formasi awl
    Dunk…..
    Ayo INDONESIA TERIAK GNR
    “guns n’ roses”
    “guns n’ roses”
    “guns n’ roses”

  13. andra says:

    kalo buat ane gnr yg lama ama yang baru sama2 mantap!!!! kalo ada yg bilang gnr dah gak gigit hohoohohohoho….salah bgtz….lo hrs dengerin LAGU GNR YG ULAH DI RILLIS beneran BKN DEMO…Judul nya Shackler’s Revenge Leak yg katanya bakal diambil buat new album nya!!!!! MANTAP !!!!

  14. Bud says:

    Siapapun Gitarisnya, siapapun bassisnya, siapapun drumernya, yang penting axl tetap vokalisnya…
    GnR the most wanted band in the world

  15. ahmad says:

    hidup axl!!!! hidup axl…….. hidup slash….. hidup slash…….. gua penggemar berat gnr tau………

  16. Ridwan says:

    buatku GNR selalu di hati sepanajng masa… xixixixii

  17. hida says:

    mana liriknya .

  18. Gheonk asm says:

    coba masuk ke newgnr.com
    disitu semuanya ada. pokoknya leungkap pisan.

  19. AGUNG says:

    TAPI AKU YAKIN GRUP BAND ROCK TERBAIK DIDUNIA ADALAH HELLLOWEEN

  20. gue says:

    tidak ada gnr tanpa sentuhan blues slash
    goblok lw semua

  21. didik says:

    gk ada slash gk seru!!!

  22. “GUNS FUCKIN ROSES”
    The Dangerous band In the World
    GNR Never Die….
    I Like Them

    Aq Pling Suka Lgunya Estranged, COMA, Civil War
    Double Talkin jive, Etc…

    Klo Ad kBr tRbaru Dri Mreka, Kabari aq Yah

    By : W. aNdRie_Rose

  23. farid "ROSE" chusyairi says:

    bagi gua GUNS N ROSES adlh band Rock terbesar sepanjang masa…gue gak peduli GUNS N ROSES udah gak pake formasi lama,,yang penting GUNS N ROSES harus tetap ada dan terus exist…gue tunggu album baru`y……..

    buat penggemar berat guns n roses please add friendster gue di :
    zy_rocketqueen@yahoo.com

Comments are closed.