16 July 2008
Chairil Anwar Re-Order
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu?
Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,
bermata tajam
Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya
kepastian
ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini
Aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam
Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu……
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu!
Klik puisi di atas. Versi baru “Prajurit Jaga Malam” (by Chairil Anwar) ini dibuat dengan bantuan framework JavaScript Script.aculo.us.
Diposting dengan kata kunci: JavaScript, Scriptaculous
Gunakan hosting Rumahweb
untuk membuat blog seperti yang sedang Anda kunjungi.
[...] puisi “Chairil Anwar: Re-Order” saya pindah ke ekakurniawan.net. Itu blog saya yang agak nerd. Selain tampaknya lebih cocok di [...]
Hai Eka,
Saya permisi ngembat puisi ini buat dipajang di blog saya, malamkemarau.blogspot.com. Berhubung gaptek dan gak ngerti cara ping or ping back, silahken klik ke alamat ini:
http://malamkemarau.blogspot.com/2008/07/puisi-hari-ini-chairil-anwar-re-order.html.
Cheers.
ɐʎuuɐƃuıqɯıq uoɥoɯ ˙˙ƃunƃuıq ɥısɐɯ uɐp `snolnɔɐʇdıɔs ɐqoɔ ɥɐpn nʞɐ ˙˙ıuıs ǝʞ uıɐɯ ʇǝƃuɐq ƃuıɹǝs ɥɐpn lɐɥɐpɐd `ǝɥǝɥ ˙˙ɹɐʇuǝɯoʞ ɥısɐʞ ıuɐɹǝq ɐʎɐs ıuı ılɐʞ nɹɐq ˙˙uɐʍɐʞ `ƃuɐıs uɐƃunɾunʞ