Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu?
Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,
bermata tajam
Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya
kepastian
ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini
Aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam
Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu……
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu!

Pernahkah membayangkan baris-baris puisi Chairil Anwar disusun ulang? Apakah itu akan menghasilkan puisi baru? Sila klik baris mana pun dari puisi di atas, untuk mengubah posisi baris-barisnya. Versi baru “Prajurit Jaga Malam” ini dibuat dengan bantuan framework Javascript dari Script.aculo.us.

Ada lima puisi Chairil Anwar lainnya, dengan percobaan yang sama Klik di Sini.

Puisi Nerd @ 13 April 2008, “1 Comment”

kuning hijau hitam merah biru abu-abu oranye
coklat pink ungu kuning hijau
hitam merah biru abu-abu oranye coklat pink
ungu kuning hijau hitam merah biru
abu-abu oranye coklat pink ungu kuning hijau
hitam merah biru abu-abu oranye coklat pink ungu kuning
hijau hitam merah biru abu-abu oranye coklat pink
ungu kuning hijau hitam merah biru abu-abu
oranye coklat pink ungu kuning hijau
hitam merah biru abu-abu oranye
coklat pink ungu kuning hijau hitam merah biru
abu-abu oranye coklat pink ungu kuning hijau hitam
merah biru abu-abu oranye coklat pink
ungu kuning hijau hitam merah biru
abu-abu oranye coklat pink ungu
kuning hijau hitam merah biru abu-abu oranye coklat
pink ungu kuning hijau hitam
merah biru abu-abu oranye coklat pink ungu

Puisi Nerd @ 12 April 2008, “No Comments”

˙ɐɔɐqıp ɥɐsns ƃuɐʎ uɐsılnʇ ɥoʇuoɔ nʇɐs uɐʞɐdnɹǝɯ ʞılɐqɹǝʇ uɐsılnʇ ¿uɐʞnq ‘ɹɐuǝq ˙ɐɔɐqıp ƃuɐdɯɐƃ ƃuɐʎ uɐsılnʇ ɐpɐdıɹɐp ɐɔɐqıp ɥɐsns ɥıqǝl ƃuɐɯǝɯ ɐɔɐqıp ɥɐsns ƃuɐʎ uɐsılnʇ :ɹɐuǝq sɐlǝɾ lɐɥ nʇɐs ıdɐʇ ‘ƃuɐdɯɐƃ ƃuɐʎ uɐsılnʇ ɐpɐdıɹɐp snƃɐq ɥıqǝl ɐɔɐqıp ɥɐsns ƃuɐʎ uɐsılnʇ ɐʍɥɐq ɐʇɐʞɹǝq uıƃuı ʞɐʇ ɐʎɐs ¿ɐɔɐqıp ɥɐsns ƃuɐʎ ɐɹɐɔ uɐƃuǝp sılnuǝɯ ɐsıq nɐlɐʞ ƃuɐdɯɐƃ ɐɹɐɔ uɐƃuǝp sılnuǝɯ snɹɐɥ ɐdɐuǝʞ